Published by arifrohman1 on 21st January 2010
FOSS-ID akan menyelenggarakan rangkaian kompetisi pada tahun 2010, yaitu desain grafis, animasi, kompetisi game dan Open Document Format (ODF).
Kompetisi pertama yang dilakukan adalah Lomba Desain Poster & Brosur yang mengangkat tema “Promosi Free / Open Source Software (FOSS) sebagai pilihan cerdas software legal” bertujuan untuk mensosialisasikan open source di kalangan masyarakat luas.
Read the rest of this entry »
Published by arifrohman1 on 8th October 2009
Luar biasa ternyata animo masyarakat, terutama pelajar dan mahasiswa akan hadirnya Linux-linux release terbaru, tak terkecuali Ubuntu 9.10 Code Name Koala Karmic. Hal ini dibuktikan dengan sukses terselenggaranya Ubuntu Release Party 08 November 2009 di Restoran Solo Kuliner. Acara yang dimulai sekitar pukul setengah sembilan ini berhasil menyedot perhatian peserta sebanyak 80 orang diantaranya pelajar dan mahasiswa.
Acara inti yang pertama berkonsep Seminar dengan judul Review Ubuntu Koala Karmic yang disampaikan oleh Bapak Nanung Nur Zula dengan Moderator Kang Ozzy. Dlm materinya Pak Nanung menjelaskan begitu detail tentang Linux ubuntu, web-web yang berkaitan dengan belajar Ubuntu serta komunitas-komunitas Ubuntu.
Pada sesi II, giliran teman-teman dari GOS Eltrums UMS / Solo FOSS-ID menunjukkan keahliannya mendemonstrasikan installasi Ubuntu 9.10 di dalam PC, laptop maupun Netbook. Tak lupa sesekali mereka menunjuk salah satu peserta untuk ikut mempraktikkannya secara langsung.
berikut foto-foto kegiatan :
Read the rest of this entry »
Published by arifrohman1 on 3rd September 2009
Pertemuan penggiat open source solo dan sekitarnya, pada :
*Hari : Sabtu tanggal, 5 September 2009
*Tempat : ruang multimedia Fakultas komunikasi dan Informatika (gedung J lantai3) Universitas Muhammadiyah Surakarta
*Jam : 09.30 – dhuhur
*Pembicara: Jan Wantoro, ST
*Materi: Java programming
*Sifat : Umum & gratis
Ini Foto-foto kegiatan kemarin
> Ni namanya Pak Janwantoro, ST pembicara di acara ni… dia mengisi materi java
Read the rest of this entry »
Published by arifrohman1 on 2nd September 2009
Jika pada komputer kita terdapat dua sistem operasi, misal : debian dan windows. Dan pada suatu ketika windows kita rusak dan harus install ulang. Biasanya pada saat installasi windows, grub debian akan hilang, master boot recordnya akan ditimpa oleh windows. Ketika komputer restart maka otomatis akan masuk ke windows karena jalan menuju ke debian sudah tidak ada lagi, alias grubnya hilang. Dan kebanyakan para newbie yang belum tahu, biasanya mengambil langkah install ulang debian. Tapi cara ini sungguh yang tidak sepantasnya diambil. Selain masalah waktu yang banyak terbuang, file yang ada di debian juga ikut hilang. Nah, cara smart agar tidak menghabiskan banyak waktu dan data yang ada di file system kita tetap utuh maka salah satu jalan yakni memulihkan grubnya debian.
Berikut langkah – langkahnya :
- masukkan cd installer debian
- pada saat booting pilih rescue mode. rescue mode ini adalah mode penyelamatan sistem pada debian. jadi bisa dikatakan seperti repair mode pada windows.
- langkah berikutnya akan berjalan seperti installasi biasa.
- sampai pada tahap pemilihan partisi hard drive yang berisi file system root. Kenapa harus file system root? karena boot loader yang akan di install akan dimasukkan kedalam partisi hard drive yang didalamnya terdapat file system root. biasanya prosesnya tidak akan berjalan ketika partisi yang dipilih bukan partisi yang terdapat file system root. jadi jangan khawatir salah memilih partisi atau takut data yang ada di windows akan hilang karena kesalahan memilih partisi tersebut.
- apabila sudah ketemu partisinya maka tekan enter dan pilih reinstall grub boot loader
- biasanya akan disuruh mengisi device for boot loader installation isilah dengan : /dev/sda atau /dev/hda tergantung partisi harddisknya…
Published by arifrohman1 on 2nd September 2009
Bila dalam komputer kita terpasang banyak sistem operasi misalnya Ubuntu dan Windows. Maka kita dapat mengubah mekanisme bootloader untuk keperluan misalnya mengubah urutan sistem operasi yang tampil atau mengubah namanya. Beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah
Bila dalam komputer kita terpasang banyak sistem operasi misalnya Ubuntu dan Windows. Maka kita dapat mengubah mekanisme bootloader untuk keperluan misalnya mengubah urutan sistem operasi yang tampil atau mengubah namanya. Beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah
1. Masuk ke console dan login dengan perintah sudo su
2. Tekan Alt+ F2 lalu perintah gksu nautilus Read the rest of this entry »
Published by arifrohman1 on 30th August 2009
Hari ini, 30 Agustus 2009 Temen-temen AWALI berkenan mengunjungi SOLO FOSS-ID untuk menjalin tali persahabatan dan kalau di mungkinkan untuk kerja sama. Dalam kunjungan tersebut hadir Romi Redmouse (Ketua Awali) dan 2 penggawa setianya.
Published by arifrohman1 on 28th August 2009
Hari ini tepatnya tanggal 28 Agustus 2009, Solo FOSS-ID merayakan ulang tahunnya yang ke-1 tahun. sedikit menegok ke belakang soal berdirinya Solo FOSS-ID pada tanggal 28 Agustus 2008 di Universitas Muhammadiyah Surakarta tepatnya di Auditorium muhammad Djazma. Dimana pada waktu ada penandatangan MuO antara KOMINFO RI dan Pihak Universitas Muhammadiyah Suarakarta.
Lalu apa yang pernah di lakukan selama ini, berikut kegiatan yang pernah dilakukan :
1. Seminar dan workshop “sudah sa’atnya pindah ke linux” pada tanggal 28,29 dan 30 agustus 2009 bertempat di Universitas Muhammadiyah Surakarta
2. Solo linux Conference 2009 pada tanggal 17 januari 2009 bertempat di Aula Lt.4 Gedung B FMIPA Universitas negeri Solo
3. Linux For Educatin pada tanggal 25 dan 26 Februari 2009 bertempat di Universitas Muhammadiyah Surakarta
Dari kegiatan-kegiatan di atas, banyak tugas yang belum di laksanakan dan itu menjadi tugas berikutnya di tahun ke dua Solo FOSS-ID
Published by arifrohman1 on 18th August 2009

Indonesia, Go Open Source! disingkat IGOS adalah sebuah semangat gerakan untuk meningkatkan penggunaan dan pengembangan perangkat lunak sumber terbuka ( Open Source Software ) di Indonesia.
IGOS dideklarasikan pada 30 Juni 2004 oleh 5 kementerian, yaitu :
- Kementerian Negara Riset dan Teknologi (Menristek),
- Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo),
- Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (Depkumham),
- Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara,
- dan Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas).
Kemudian pada IGOS Summit II tanggal 27-28 Mei 2008, 18 kementerian dan kepolisian turut menandatangani MoU lanjutan, yaitu:
- Departemen Komunikasi dan Informatika,
- Kementerian Negara Ristek,
- Sekretariat Negara,
- Kementerian Negara BUMN,
- Kementerian Negara PAN,
- Bappenas,
- Departemen Koperasi & UKM,
- Departemen Perhubungan,
- Departemen Pendidikan Nasional,
- Departemen Perindustrian,
- Departemen Sosial,
- Departemen Agama,
- Departemen Kehutanan,
- Departemen Keuangan,
- Departemen Dalam Negeri,
- Departemen Hukum dan HAM,
- Departemen Perdagangan,
- serta Kepolisian RI.
Gerakan ini melibatkan seluruh stakeholder TI (akademisi, sektor bisnis, instansi pemerintah, dan masyarakat) yang dimulai dengan program untuk menggunakan perangkat lunak sumber terbuka di lingkungan instansi pemerintah. Diharapkan dengan langkah ini dapat diikuti oleh semua lapisan masyarakat untuk menggunakan perangkat lunak legal. ( Sumber tulisan : Buku panduan Blankon 4 )