Zyrex MU, Netbook yang di Branded dengan TAJDID LINUX
Kabar gembira tentang adanya Branded sistem operasi LINUX ini berasal dari temen-temen pengembang TAJDID LINUX yang mana sistem operasi mereka telah di branded dengan NETBOOK lokal indonesia.
ZyrexMU adalah program Netbook islami untuk anak bangasa yang berfungsi membantu anak berprestasi di Sekolah-sekolah dan Terutama Sekolah Muhammadiyah. dikutip dari blog arifrohman
Sejarah Tajdid linux

kapan dan kenapa tajdid itu bediri? tentunya ini akan menjadi kelahiran yang di persoalkan… ide pendirian ini berawal di tahun 2008 dimana sering terjadinya diskusi yang di adakan di darat ataupun diskusi di dunia maya. baru hari rabu 10 februari 2010 diadakan temu darat janwantoro, nanung nuzula, mahyudin susanto, arif rohman hakim, priyandika, azhar udin di kesekreatiatan POSS UMS. sedangkan nama tajdid di berikan oleh bapak kita nanung nuzula, sedang keunggulan yang akan di pakai adalah keunggulan fitur adalah webstric, dekstop berkonten, zekr boot, ebook muhammadiyah, dan pudigmu. dengan rincian awal sebagai berikut :
1. Access…ories : Calculator,
2. Game : cultivation(mas azhar),
3. Perkantoran : Open Office, xCHM,
4. Ke-Islam-an : Zekr, WebStrict,
5. Internet : Pidgin Internet Messenger, Firefox Web Browser(mas udienz),
6. Pendidikan : Ebook managemen (calibre, senayan)
7. Multimedia : Amarok, Brasero Disk Burner, Movie Player, audacious2,
8. Ke-Muhammadiyah-an : Pudingmu, E-book{pedoman hidup warga
Muhammadiyah (PHMI), , Desktop berkonteks,
LUXSOL 1.0 Telah Jadi
Linux Solo yang di singkat LUXSOL kini rillis dengan versi awal yaitu 1.0, linux ini merupakan hasil remastering Ubuntu oleh teman-teman DIII Ilmu Komputer MIPA Universitas Negeri Solo. Dalam varian ini LUXSOL menonjolkan keunggulan fitur khas yaitu
1. Peta digital Solo,
2. Link bisnis di Solo,
3. Link seni budaya di Solo,
4. Link tranportasi di Solo,
5. Daftar telpun penting di Solo,
6. Link kalender even budaya di Solo
NB : Saran, kritik dan laporan bug bisa dikirim ke kplisolo@googlegroups.com Read more
ide MuGOS (Muhammadiyah Goes Open Source)
Latar Belakang
MuGOS (Muhammadiyah Goes Open Source) adalah sebuah gerakan yang terdiri dari warga Muhammadiyah yang mendukung terjadinya peng-opensource-an aplikasi komputer di lingkungan internal Muhammadiyah. Open source sendiri adalah suatu gerakan yang mengkampanyekan dibukanya kode sumber sebuah program komputer kepada publik(khalayak umum). Adanya keterbukaan ini akan mengurangi ketergantungan pengguna kepada vendor tertentu (vendor-locked).
Di sini, penggunaan kata “open source” digunakan mewakili berbagai istilah yang semakna dan setujuan, seperti Free Software, Open Document, Open Resource, dsb. Sehingga makna open source di sini menjadi semangat keterbukaan untuk berbagai informasi dan pengetahuan serta keterbukaan akses terhadapnya secara adil kepada seluruh masyarakat. Lawan dari open source ini adalah proprietary (closed source), yakni kepemilikan software hanya dimiliki oleh orang tertentu saja (biasanya pembuatnya) sedangkan yang lain *hanya* diberikan izin menggunakan tanpa diberikan kebebasan untuk mengembangkan lebih lanjut software tersebut.
Contoh yang paling mudah dari software proprietary ini adalah Microsoft Windows. Pengguna yang ‘membeli’ Windows, sejatinya hanyalah membeli hak guna Windows tersebut, bukan membeli Windows secara utuh dimana pembeli bebas melakukan apa saja produk yang telah dibelinya. Dengan kata lain, pengguna hanya menyewa Windows tersebut seumur hidup. Kepemilikan Windows masih pada pembuatnya. Jika muncul versi baru, maka pengguna harus menyewa kembali Windows tersebut tanpa dapat mengembalikan atau menjual ulang Windows yang lama. Ketika pengembangan dihentikan, pengguna hanya bisa pasrah. Berbeda dengan software open source yang dapat terus dikembangkan oleh masyarakat umum, termasuk Muhammadiyah.
Hal lain yang biasanya selalu erat dengan istilah open source adalah lisensi. Open source bukan berarti tanpa lisensi. Open source justru memiliki berbagai macam lisensi yang semuanya memiliki ciri kebebasan akses terhadap kode sumber program/aplikasi tersebut. Juga adanya kemudahan distribusi kembali tanpa harus selalu membeli lisensi. Secara keuangan, hal ini tentu dapat mengurangi biaya untuk membeli lisensi yang (nilainya) biasanya mencekik. Dari sudut kemandirian, tentu akan meningkatkan kemandirian bangsa untuk mengembangkan berbagai program/aplikasi tanpa harus bergantung kepada vendor-vendor tertentu. Hal ini juga akan mengurangi tingkat penggunaan barang bajakan yang oleh MUI telah difatwakan *haram* hukumnya. Ini merupakan pelajaran berharga mengenai hak kepemilikan yang sangat dihargai dalam Islam.
Muhammadiyah sebagai organisasi modern tertua di Indonesia, seharusnya mulai melirik ranah ini. Di zaman yang penggunaan Teknologi Informasi sedang berkembang dengan cepat kebutuhan akan sumberdaya yang mendukungnya tentu sangat mendesak diperlukan. Adanya gerakan open source ini tentunya akan sangat memudahkan pendistribusian dan akses ilmu pengetahuan ke seluruh masyarakat yang tentunya akan berdampak terhadap meningkatnya kadar keilmuan umat. Juga akan meningkatkan kemandirian organisasi di bidang Teknologi Informasi. Jika dipikir lebih global, ini dapat juga dikatakan sebagai bentuk perlawanan terhadap kapitalisme dan imperialisme yang selalu mengeksploitasi kekayaan negara-negara miskin. Dapat dikatakan inilah upaya pembebasan umat dari kemarjinalan menuju pencerahan teknologi.
Dengan open source, Muhammadiyah akan membantu diri sendiri dan masyarakat untuk menggunakan aplikasi secara legal dan mengurangi beban ekonomi. Muhammadiyah juga semakin mempunyai kekuatan untuk menguatkan kemandirian infrastrukturnya di bidang teknologi informasi.
Open source bukan berarti melawan atau anti, tetapi menyediakan alternatif yang lebih baik dan bermanfaat untuk umat. Inilah bentuk teknologi pembebasan untuk penyejahteraan umat. Insya Allah.
Tujuan
Mengenalkan dan memasyarakatkan MuGOS di lingkungan Muhammadiyah dan ortom-ortomnya sebagai salah satu instrumen pembebasan dan dakwah teknologi.
Misi
- mengenalkan alternatif OS sebagai pengganti dari OS bajakan yaitu dengan membuat sistem operasi TajdidLinux
- memberdayakan sumber daya yang ada di institusi Muhammadiyah sebagai pengguna OpenSource
- melatih SDM untuk menjadi kader-kader pembaharu di tiap lembaga pendidikan di Muhammadiyah dengan pelatihan-pelatihan tentang Opensource
- mengenalkan solusi alternatif IT untuk penyebarluasan agenda dakwah islam
- membantu lembaga/ institusi untuk melakukan migrasi ke opensource
Usaha
1. penelitian-penelitian di bidang teknologi alternatif utamanya di bidang IT
2. pembuatan dan penyebarluasan software untuk dakwah
3. bekerjasama dengan Pusat Studi Opensource di kampus-kampus untuk penggunaan opensource di masyarakat
tentang ide kecil (tajdid linux)
Tentang TajdidLinux Adalah sebuah keprihatinan dari orang-orang muda di IMM yang terlibat aktif di dunia IT dan juga sebagai bentuk kepedulian sosial.
- Keprihatinan atas maraknya pembajakan software khususnya di institusi yang notabene institusi keagamaan dan juga pendidikan.
- Keprihatinan atas minimnya akses IT bagi lembaga-lembaga pendidikan sehingga dengan terpaksa memaksakan diri untuk membajak software.
- keprihatinan dengan minimnya support IT khususnya di bidang opensource di institusi seperti muhammadiyah
- keprihatinan atas kebijakan IGOS yangbelum menyentuh secara keseluruhan di negeri ini.
maka TajdidLinux
- menjadi sebuah alternatif dari jembatan IT bagi institusi (Muhammadiyah) dan lembaga-lembaga pendidikannya
- menjadi bagian dari masyarakat opensource yang senantiasa mengkampanyekan alternatif software
- (etc)
Tujuan TajdidLinux “mewujudkan Muhammadiyah Go Open Source”
Misi
- mengenalkan alternatif OS sebagai pengganti dari OS bajakan
- memberdayakan sumber daya yang ada di institusi ini sebagai pengguna OpenSource
- melatih SDM untuk menjadi kader-kader pembaharu di tiap lembaga pendidikan di muhammadiyah
- mengenalkan solusi alternatif IT untuk penyebarluasan agenda dakwah islam
- membantu lembaga/ institusi untuk melakukan migrasi ke opensource
Usaha
- penelitian-penelitian di bidang teknologi alternatif di bidang IT
- pembuatan dan penyebarluasan software untuk dakwah
- bekerjasama dengan Pusat Studi Opensource di kampus-kampus untuk penggunaan opensource di masyarakat
Dua kampus di solo berlomba-lomba membuat Linux
Linux Sinau, itulah linux yang di promotori ficos UNS

Linux Tajdid, Itulah linux yang di promotori POSS UMS, Website resminya ada di http://tajdidlinux.org

Pelatihan pembuatan Server Repositori di Informatika UMS
Kali ini Solo FOSS-ID jalan-jalan ke Informatika UMS, bukan mau cari cewek karena di Elektro UMS tidak ada cewek tapi karena mau mengisi acara yang di adakan oleh FOSTI UMS . acara ini diadakan karena Mirror repository ubuntu sangat dibutuhkan sekali oleh bangsa kita, dengan kesadaran itulah FOSTI UMS (Forum Open Source Teknik Informatika) melakukan pelatihan untuk membuat Repo Lokal Ubuntu yang nantinya bisa di terapkan di Labolatorium Fakultas Komunikasi dan Informatika UMS. berikut foto-foto kegiatannya Read more
Pengenalan penggunaan FOSS di SMA Al-ISlAM 1 Solo
Solo pada awal-awal tahun berdirinya akan memfokuskan diri pada pengenalan penggunaan FOSS ke semua lapisan masyarakat Solo. pada acara karya ilmiyah yang diadakan oleh OSIS SMA AL-ISLAM 1 Solo kita sedikit masuk untuk sosialisasi linux. Sosialaisasi mendapatkan respon yang baik dari peserta yang mayoritas pengurus OSIS ini.
berikut foto-foto kegiatannya : Read more



