Tangkapan layar Linux Solo (luxsol)
Satu lagi Distro linux karya anak bangsa yaitu Linux dengan nama LUXSOL dengan kepanjangan Linux Solo, Menurut pengembangnya seperti ini keterangannya :
LUXSOL Versi 1.0 ada beberapa fitur layaknya induknya diambil dari BlankOn yang aslinya dari Ubuntu Hardy Heron, dah ada Blender, Gimp, Amarok dan untuk urusan Soundcard, Wifi, printer dan modem inshaAllah akan lancar2 saja. Versi 1.0 ini juga dilengkapi digital map Solo, berisi custer pendidikan, bisnis, pariwisata, calender of event, telepon penting serta heritage-heritage area Solo. Untuk versi lanjutannya tentunya akan semakin diperkaya dengan macam2 background picture, music traditional maupun dynamic cursor yang spesifik dari Solo. seperti Batik, Canthing, Langgam2 serta uyon-uyon khas Solo sebagai backgoundnya juga akan ditambahi content spesial tentang budayawan dari Solo.
Nantinya akan dikembangkan content creative dengan format film multimedia budaya Solo seperti Grebeg Maulud, Parade malem 1 Suro maupun 3D visit Solo(dibuat dengan blender) tentang Kraton dan Pasar Gedhe yang rencananya akan memperkaya versi selanjutnya. Mohon dukungan seluruh masyarakat Solo. Ini merupakan sumbangsih lab. kami (dari RBTI D3 Teknik Informatika FMIPA UNS) untuk masyarakat Solo, agar kita memakai software legal, apalagi yang diproduksi dan memiliki content tentang Solo. Selamat mencoba dan Terimakasih. (Didiek S Wiyono )
Paket khas, :
1. Peta digital Solo,
2. Link bisnis di Solo,
3. Link seni budaya di Solo,
4. Link tranportasi di Solo,
5. Daftar telpun penting di Solo,
6. Link kalender even budaya di Solo 
a
a
a
a
a
Mengenal POSS UMS
Didirikan pada tanggal 17 maret 2009 yang di tandai dengan adanya SK REKTOR UMS Nomor 005/11/2009
apa tujuannya : Wadah Penelitian bagi Mahasiswa dan dosen,
Jangka Pendek (1 tahun)
-
Sosialisasi OSS di sekolah-sekolah dan instansi pemerintahan di wilayah Karesidenan Surakarta
-
Migrasi dari Operating System (OS) yang berbayar (dan bajakan) ke Free OSS atau Linux di sekolah-sekolah serta instansi pemerintahan di wilayah Surakarta
-
Pelatihan penggunaan OSS di kalangan internal UMS dan guru-guru Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komputer (TIK).
Jangka Panjang (5 tahun)
-
Mengembangkan OSS secara mandiri sekaligus menyebarluaskannya kepada masyarakat pengguna.
-
Mengembangkan software pendukung untuk beberapa perangkat keras komputer (driver) seperti printer, scanner, webcam, dan lain-lain.
-
Membantu unit-unit di UMS untuk beralih menggunakan OSS secara bertahap bagi beberapa unit yang sudah siap sehingga dapat menghemat biaya sewa/pembelian lisensi software berbayar (proprietary).
sumber : http://poss.ums.ac.id
TIGA komunitas solo bertujuan sama “solo open source”
Tiga komunitas solo meliputi 3 kekuatan open source yang bercita-cita sama yaitu mewujudkan kota solo sebagai salah satu kota yang menghargai hak cipta melalui gerakan open source
KPLI Solo (Kelompok Pengguna Linux Solo) yang sekarang berkedudukan di Solo TECHNO PARK (gedung pemda solo) ini berkosentrasi pada pengumpulan massa semua elemen open source berbagai Distro dan komunitas dengan kegiatan rutin kopdar tiap bulannya.
Solo FOSS-ID adalah sebuah wadah yang di bentuk oleh Depkominfo guna mensosialisasikan dan mendorong perkembangan perangkat lunak open source yang berada di wiliayah solo yang berpusat di Universitas Muhammadiyah Surakarta, atau bisa dikatakan Solo FOSS-ID adalah program kerja sama antara Depkominfo dengan UMS, untuk mensosialisasikan, mendorong perkembangan Free Open Source Software yang berada di wilayah Solo dan sekitarnya.
FKIP Intenet Center and Open Souce ( FICOS ) Universitas Sebelas Maret merupakan tempat untuk pengembangan IT berbasis open source dan memberi penguatan pada pengembangan sistem serta proses pendidikan demi terwujudnya civitas akademika yang berkarakter kuat dan cerdas.
Ketiga Elemen ini diharapkan suatu hari nanti benar benar bisa mewujudkan Solo Go Open Source karena di tangan merekalah gerakan dari akar rumput akan muncul. karena apa ? karena mereka punya kekuatan yang bisa di gabungkan merjadi kekautan yang kuat. KPLI Solo dengan kekuatan komunitas dan massanya, Solo FOSS-ID dengan Open Source konsultannya dan Pelatihannya, dan FICOS UNS yang bergerak di Open Source Pendidikan.
Semarang Linux dan FOSS (KLISSE)
Latar belakang didirikannya KLISSE adalah sebagai berikut:
- Kebutuhan Informasi dan Saling Sharing Seputar F/OSS bagi sesama pengguna Linux, terutama bagi yang masih baru (Newbie) untukdaerah semarang
- Mati Surinya KPLI Semarang pada waktu itu
- Sebagai tempat menyatukan ide dan mengorganisisir segala kegiatan dalam rangka mensosialisasikan penggunaan dan pemanfaatan F/OSS Di Semarang pada khususnya
Strategi yang digunakan pada waktu tersebut adalah:
- Membuat Web Portal sebagai wujud existensi dan berisi Informasi yang relevan
- Menjaring member dan mensosialisasikan di berbagai situs di Internet
Hal-hal Yang telah dilakukan:
- Membuat web portal beralamat di http://linux.kampustembalang.com
- Remastering DIstro Linux “solite” yang sampai saat ini sudah release 2 kali pada tahun 2004 dan 2007 yang telah mendapatkan penghargaan dari pemerintah
- Publikasi di media lewat TV local pada tahun 2005 ( ketika salah satu member diwawancarai )
- Sebagai salah satu pembicara dalam Seminar Linux Networking Semarang 16 September 2006 Di Auditorium Politeknik negeri Semarang
- Telah banyak Melayani konsultasi baik Individu / corporate tentang linux baik secara email, telepon maupun tatap muka
- Mengadakan Training Instalasi, customisasi dan troubleshooting bagi teknisi dan admin warnet, pada saat gencarnya sweeping warnet di Semarang pada tahun 2007
- Membantu Memigrasikan beberapa warnet di Semarang pada tahun 2007
- Mengikuti KPLI Meeting ILC 2007 di Jogjakarta
Komunitas Pengguna Linux dan OpenSource Semarang ( KLISSE ) adalah Organisasi Non Profit yang bertujuan mewadahi komunitas F/OSS di Semarang, Didirikan pada tanggal 15 Oktober 2005.
Berdasar KPLI meeting pada Indonesia Linux Conference (ILC ) 2007 maka KLISSE telah memiliki status sebagai KPLI Semarang dan web portal pindah ke alamat http://semarang.linux.or.id dengan alamat milis linux-semarang@googlegroups.com
Sekretariat: Grand Internet Cafe Jl Sirojudin 5 Tembalang Semarang tlp:(024) 76480772 cp:ToNie CoSe (024) 70282995
Tajdid Linux berkonten Islami dan Muhammadiyah
Tajdid linux adalah versi varian BlankOn yang dibangun dengan kelengkapan konten Islami dan kemuhammadiyahan sekaligus alat bagi mereka yang ingin belajar Islam lewat teknologi komputer. Konten dan aplikasi layanan ini menyediakan akses internet untuk menjelajah web, komunikasi pesan instan, jejaring sosial, juga fitur-fitur perkantoran. Selain itu, Tajdid Linux menyediakan fitur olah grafis vektor dan bitmap serta album foto digital, dan tentunya aplikasi Islami seperti Al Quran, Hadist, pengingat sholat dan filtering konten negatif, seperti webstrict untuk meblok situs-situs porno.
Khusus konten muhammadiyah yaitu pudigmu merupakan aplikasi perpustakaan dijital yang di dalamnya terdapat koleksi buku, makalah, artikel, jurnal, pedoman organisasi, surat-surat keputusan dan pernyataan, berbagai pedoman dan hasil tarjih, serta berbagai hal yang berkenaan dengan ke-Muhammadiyah-an khususnya dan ke-Islam-an pada umumnya. Kedua yaitu bookmark ayat-ayat semesta yaitu kumpulan indeks ayat-ayat kauniyah yang dikumpulan Dr. Agus Purwanto yang diintegrasikan dengan aplikasi mushaf Qur`an digital paling populer yaitu Zekr sehingga ketika dipilih indeks tertentu akan langsung dibukakan ayat yang dimaksud dan dapat dilantunkan ayat-nya oleh Qari Misyari Al-Afasy (kuwait). dan yang ketiga adalah mimbar aplikasi pengingat sholat yang berisikan waktu sesuai lokasi Perwakilan Muhammadiyah Daerah (PDM), Namun aplikasi ini sementara belum jadi karena keterbatasan data mengenai latitude dan longtitude-nya letak PDM yang ada.
LUXSOL 1.0 Telah Jadi
Linux Solo yang di singkat LUXSOL kini rillis dengan versi awal yaitu 1.0, linux ini merupakan hasil remastering Ubuntu oleh teman-teman DIII Ilmu Komputer MIPA Universitas Negeri Solo. Dalam varian ini LUXSOL menonjolkan keunggulan fitur khas yaitu
1. Peta digital Solo,
2. Link bisnis di Solo,
3. Link seni budaya di Solo,
4. Link tranportasi di Solo,
5. Daftar telpun penting di Solo,
6. Link kalender even budaya di Solo
NB : Saran, kritik dan laporan bug bisa dikirim ke kplisolo@googlegroups.com Selengkapnya →
ide MuGOS (Muhammadiyah Goes Open Source)
Latar Belakang
MuGOS (Muhammadiyah Goes Open Source) adalah sebuah gerakan yang terdiri dari warga Muhammadiyah yang mendukung terjadinya peng-opensource-an aplikasi komputer di lingkungan internal Muhammadiyah. Open source sendiri adalah suatu gerakan yang mengkampanyekan dibukanya kode sumber sebuah program komputer kepada publik(khalayak umum). Adanya keterbukaan ini akan mengurangi ketergantungan pengguna kepada vendor tertentu (vendor-locked).
Di sini, penggunaan kata “open source” digunakan mewakili berbagai istilah yang semakna dan setujuan, seperti Free Software, Open Document, Open Resource, dsb. Sehingga makna open source di sini menjadi semangat keterbukaan untuk berbagai informasi dan pengetahuan serta keterbukaan akses terhadapnya secara adil kepada seluruh masyarakat. Lawan dari open source ini adalah proprietary (closed source), yakni kepemilikan software hanya dimiliki oleh orang tertentu saja (biasanya pembuatnya) sedangkan yang lain *hanya* diberikan izin menggunakan tanpa diberikan kebebasan untuk mengembangkan lebih lanjut software tersebut.
Contoh yang paling mudah dari software proprietary ini adalah Microsoft Windows. Pengguna yang ‘membeli’ Windows, sejatinya hanyalah membeli hak guna Windows tersebut, bukan membeli Windows secara utuh dimana pembeli bebas melakukan apa saja produk yang telah dibelinya. Dengan kata lain, pengguna hanya menyewa Windows tersebut seumur hidup. Kepemilikan Windows masih pada pembuatnya. Jika muncul versi baru, maka pengguna harus menyewa kembali Windows tersebut tanpa dapat mengembalikan atau menjual ulang Windows yang lama. Ketika pengembangan dihentikan, pengguna hanya bisa pasrah. Berbeda dengan software open source yang dapat terus dikembangkan oleh masyarakat umum, termasuk Muhammadiyah.
Hal lain yang biasanya selalu erat dengan istilah open source adalah lisensi. Open source bukan berarti tanpa lisensi. Open source justru memiliki berbagai macam lisensi yang semuanya memiliki ciri kebebasan akses terhadap kode sumber program/aplikasi tersebut. Juga adanya kemudahan distribusi kembali tanpa harus selalu membeli lisensi. Secara keuangan, hal ini tentu dapat mengurangi biaya untuk membeli lisensi yang (nilainya) biasanya mencekik. Dari sudut kemandirian, tentu akan meningkatkan kemandirian bangsa untuk mengembangkan berbagai program/aplikasi tanpa harus bergantung kepada vendor-vendor tertentu. Hal ini juga akan mengurangi tingkat penggunaan barang bajakan yang oleh MUI telah difatwakan *haram* hukumnya. Ini merupakan pelajaran berharga mengenai hak kepemilikan yang sangat dihargai dalam Islam.
Muhammadiyah sebagai organisasi modern tertua di Indonesia, seharusnya mulai melirik ranah ini. Di zaman yang penggunaan Teknologi Informasi sedang berkembang dengan cepat kebutuhan akan sumberdaya yang mendukungnya tentu sangat mendesak diperlukan. Adanya gerakan open source ini tentunya akan sangat memudahkan pendistribusian dan akses ilmu pengetahuan ke seluruh masyarakat yang tentunya akan berdampak terhadap meningkatnya kadar keilmuan umat. Juga akan meningkatkan kemandirian organisasi di bidang Teknologi Informasi. Jika dipikir lebih global, ini dapat juga dikatakan sebagai bentuk perlawanan terhadap kapitalisme dan imperialisme yang selalu mengeksploitasi kekayaan negara-negara miskin. Dapat dikatakan inilah upaya pembebasan umat dari kemarjinalan menuju pencerahan teknologi.
Dengan open source, Muhammadiyah akan membantu diri sendiri dan masyarakat untuk menggunakan aplikasi secara legal dan mengurangi beban ekonomi. Muhammadiyah juga semakin mempunyai kekuatan untuk menguatkan kemandirian infrastrukturnya di bidang teknologi informasi.
Open source bukan berarti melawan atau anti, tetapi menyediakan alternatif yang lebih baik dan bermanfaat untuk umat. Inilah bentuk teknologi pembebasan untuk penyejahteraan umat. Insya Allah.
Tujuan
Mengenalkan dan memasyarakatkan MuGOS di lingkungan Muhammadiyah dan ortom-ortomnya sebagai salah satu instrumen pembebasan dan dakwah teknologi.
Misi
- mengenalkan alternatif OS sebagai pengganti dari OS bajakan yaitu dengan membuat sistem operasi TajdidLinux
- memberdayakan sumber daya yang ada di institusi Muhammadiyah sebagai pengguna OpenSource
- melatih SDM untuk menjadi kader-kader pembaharu di tiap lembaga pendidikan di Muhammadiyah dengan pelatihan-pelatihan tentang Opensource
- mengenalkan solusi alternatif IT untuk penyebarluasan agenda dakwah islam
- membantu lembaga/ institusi untuk melakukan migrasi ke opensource
Usaha
1. penelitian-penelitian di bidang teknologi alternatif utamanya di bidang IT
2. pembuatan dan penyebarluasan software untuk dakwah
3. bekerjasama dengan Pusat Studi Opensource di kampus-kampus untuk penggunaan opensource di masyarakat
Make Your Own Repository (begh,Bahasa ingrisan rek…)
Sakjane wes lawas tutor ikie.. C*k! elek boso jowoku..indonesia wae ya..
Nah, Kebetulan kemaren ada temen yang tanya gimana cara customisasi repository di debian, maksudnya dalam satu keping CD/DVD ato plesdisk hanya ada semua paket2 yang hanya kita butuhin aja, (katanya) dia ingin hanya paket2 server aja yang ada.
first, cari paket2 yang kita butuhin di http://apt-web.dahsy.at/ (sepertinya hanya paket2 ubuntu aja ya, debian mana ya?) hmm.. coba pake opsi -d sewaktu apt-get di debiannya
debian:~# apt-get install -d nano
Reading package lists… Done
Building dependency tree
Reading state information… Done
The following packages were automatically installed and are no longer required:
libltdl3
Use ‘apt-get autoremove’ to remove them.
The following extra packages will be installed:
libncursesw5
Suggested packages:
spell
The following packages will be upgraded:
libncursesw5 nano
2 upgraded, 0 newly installed, 0 to remove and 220 not upgraded.
Need to get 901kB of archives.
After this operation, 53.2kB of additional disk space will be used.
Do you want to continue [Y/n]?
Get:1 http://kambing.ui.ac.id squeeze/main libncursesw5 5.7+20100313-2 [372kB]
Get:2 http://kambing.ui.ac.id squeeze/main nano 2.2.4-1 [529kB]
Fetched 901kB in 0s (912kB/s)
Download complete and in download only mode
Kalo pake yang apt-web silahkan donlot paket2 beserta dependenciesnya, nah kalo pake apt-get tadi ambil paket2nya di directory /var/cache/apt/archives/, Udah? Copy semua deb ke /home/test/ (misalnya), trus discan
dpkg-scanpackages /home/test /dev/null | gzip -f9 > /home/test/Packages.gz
tambahin ke /etc/apt/sources.list yang mau pake paket2 deb yang tadi..
deb file:/home/test ./
Kalo mau dipindahin ke plesdisk atau media yang lain tinggal disesuaikan path yang akan di tulis di sources.list
Hajar dah...
Tengkyu.. *benwidhtku gede yo rek...















